
Aku gag pernah tahu kapan perasaan ini datang,
Aku juga gag tahu, kapan semuanya dimulai..
yang aku tahu ketika kau tag sengaja menyebut namanya.
hatiku terasa ngilu,,.
perih,,dan ingin rasanya aku berteriak
"please,,dn't tell about her..!"
ingin aku berkata saat itu
"kamu tahu,, aku sakit mendengar kau menjadi miliknya...!"
memang semua berjalan tanpa aku sadari,.
jika kau masih ingat
saat itu masih di Bulan Agustus,,.
aku seorang gadis yang suka bermain dg secreet,.
selalu ku dengar kau menyebutku dg panggilan sayang..
" hei,,kenapa dia" pikirku dalam hati,,
"dia sama seperti yang lainnya"
terbersit dalam otakku untuk masuk dalam hidupmu,..
dan yach berhasil
satu langkah yang sebenarnya aku hanya ingin memulai sebuah permainan..
tag pernah sedikitpun aku punya perasaan yang serius saat itu..
apalagi aku baru putus dari orang yang sudah lama mengisi hatiku,,
mustahil kalau aku bisa suka sama orang lain secepat ini..
aku bukanlah orang yang mudah untuk menerima cinta,.
aku juga bukan gadis yang gampang mencintai seseorang
dan aku juga bukan orang yang suka bermain dengan cinta,.
tapi aku benci dengan penghianatan,..
aku benci dengan para player..
oleh karenanya,,aku berpikir bahwa kamu..
sampai akhirnya akupun tersadaer
"ouh God,, forgive me..!"
aku selalu berdo'a ,,gimana caranya agar aku bisa keluar dari permainanku sendiri..
dan yach,,.seperti yang aku duga sebelumnya..
saat itu kau beralasan kepadaku bahwa kamu mencintai dia..
dan kamu tahu perasaan aku waktu itu
"Thankz God,,Engkau telah mengabulkan do'aku"
aku merasa dengan aman bisa keluar dari sesuatu hal yang tak pernah aku inginkan sebelumnya...
beberapa bulan kemudian..
sampai datang perasaan ini,,
aku tak pernah tahu,,.
dia datang dari mana,,
dan dimulai dari mana..
didepanmu aku selalu menyakinkan hatiku,
aku tak pernah mampu berbicara apapun,,
selain hanya memandangmu dan selalu berbincang dg Sang Penguasa Hidup
" Ya Allah, apakah benar yang aku rasakan ini?"
"Ya Allah, apakah benar ini bukan ambisiku untuk mendapatkan apa yang aku mau?"
" Ya Allah, apa benar aku tak bisa jauh darinya"
sampai titik terakhir air mataku..
akupun mendapatkan jawaban yang sama
rasanya aku tak pernah percaya,..
rasa itu telah kembali kepadaku,..
meskipun beberapa bulan yang lalu,sebelum pertemuan kita,.
posisimu telah digantikan orag lain,
dia teramat menyayangiku,,
tapi aku tak mampu berbohong...
bahwa kamulah penguasa sebagian hatiku,,
penguasa sebagian dari hidupku..
" Ouh God,,.i dn't want this feel,,!"
kuputuskan untuk menyudahi hubunganku dengannya,.
lama tak pernah ada kabarmu,.
karena aku memang sengaja tak pernah mau mengingatmu..
aku malu pada diriku sendiri,.
aku telah terjebak dalam sesuatu hal yang dulunya aku anggap bukan hal yang serius
aku gadis yang sangat berambisi,,.
berego tinggi
dan bergengsi besar..
" Immposible if i can say,...."
bagaimanapun juga kamu telah menjadi miliknya..
dan aku sadar,,
kamu memang sangat mencintainya..
hah,,
dan kini..
di hadapanmu,
kujauhkan egoku,,kujauhkan ambisiku,kujauhkan gengsiku..
untuk mengatakan kepadamu,..
" aku mencintaimu"
tapi aku tak mau memilikimu
"aku menyayangimu"
tapi aku tak mau kamu ada untukku
aku hanya ingin kebebasan dari belenggu perasaanku sendiri..
ku jauhkan rasa malu,..
tak pernah aku inginkan jawabanmu
aku hanya ingin kau tetap bersamanya.
dan biarkan aku,,dengan berjalannya waktu akan melupakan perasaan ini..
terimakasih,.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar